Kemenangan Yang Pilu
Gemuruh
takbir
memecah
keheningan
Menuntun
insan menggapai
Kemenangan
Haru pilu merekah dalam
batinku
Menyibak kenangan fitri
masa lalu
Kala peluk mengundang
syahdu
Kala senyum terlantun
merdu
Kala tangan tercium rindu
Kala bibir ini melukiskan
kata maaf
Untukmu....
Kakek....
Kau
laksana lilin
di hatiku
Bersinar
menerangi lika-liku
hidupku
Ribuan
doa kau lantunkan untuk
mawar kecilmu
Berjuta
harapan terlukis indah
di keabadianmu
Kakek...
Meski hanya bayangmu
yang menari dalam ingatan
Izinkanlah aku mengukir
maaf
sedalam lautan
Karena ku tahu,
Terlalu pekat noda hitam
yang ku goreskan
di hatimu
Kembalikan Bulanku
Bulan suci laksana pelita
Penerang jiwa
Membangkitkan gairah takwa
Demi ridho Sang Pencipta
Kini...
Bulan
itu tlah berlalu
Setiap
bulan yang kulalui
terasa
hampa
Selalu
sirna di depan mata
Tak ada
rasa yang mempesona
Mengukir
keindahan di setiap asa
Rasa takut menghantui
Jalan hidupku
Mencekik setiap angan
di masa mendatang
Akankah
aku bertemu
denganmu lagi?
Akankah
bibir ini mampu
Bertakbir
kembali?
Hanya
waktu yang menguak
tabir
ini
Jika Waktu Terhenti
Tak ada tangis di setiap tawa
Tak ada sedih di setiap bahagia
Tak ada keabadian di setiap
Kehidupan
Tuhan....
Kau
berikan aku
Bulan
terindah
Kau
beriku hadiah berlipat
di
setiap amalan
Kau
sejukkan jiwa ini
dalam
lingkaran puasa
Air mata membanjiri pipiku
Sampai kapan waktu berjalan?
Dosa ini terlau berat kupikul
Rasa takut mencekik
dalam kegelapan
Kapankah waktuku terhenti?
Mohon Ampunan-Mu
Nikmat dunia
Tak senikmat akhirat
Tinta-tinta hitam
Begitu mudah tertorehkan
Kesadaran terselimuti
Keinginan semu
Akulah
makhluk hina
Menumpuk
dosa dengan tertawa
Menghianati-Mu
Di
setiap langkah kehidupan
Tuhan....
Aku mohon ampunan
Di bulan suci
aku menangis
Mengharap pintu maaf dari-Mu
Pengemis di Idul Fitri
Tuhan...
Berjuta nikmat Kau berikan kepadaku
Ku balas dengan maksiat
Berjuta cinta Kau berikan kepadaku
Ku balas dengan dusta
Berjuta rahmat Kau berikan kepadaku
Ku balas dengan dosa
Aku
Menangis
Merintih...
Memekik..
Memohon ampunan-Mu...
Tuhan...
Di hari yang fitri
Aku mengemis kebaikanmu
Membukakan pintu maaf
Untuku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar