Rintihan Alam
Seluas mata
memandang
Ku lihat
hamparan keindahan
Sawah hijau
menyejukkan ragawi
Burung-burung
ikut bernyanyi
Menampakkan
kebahagiaan di bumi
Kini......
Indahnya alam telah berganti
Lahan-lahan menjadi tempatnya gedung berdiri
Burung-burung berlarian
pergi
Bersembunyi dari tangan-tangan tak bernurani
Wahai jiwa-jiwa sadis
Bukalah
pintu hati
Dengarlah
alam menangis
Satukan
nyali
Sembuhkan
ibu pertiwi
Duka Ibu Pertiwi
Tataplah...
Senyum-senyum
awan
yang semakin hilang
Pucuk-pucuk
daun
yang semakin berguguran
Tanah-tanah
hijau
yang semakin gersang
Ibu pertiwi menamparku berkali-kali
Memuntahkan isi perutnya bertubi-tubi
Negri ini tak indah lagi
tapi aku tetap berdiri di sini
merajut cita,
mengukir asa
Ku satukan
pecahan-pecahan kaca
biar luka
berganti potret bahagia
Ku rajut
benang-benang kusut
Agar ibu
pertiwiku kembali tersenyum
Lihatlah ke Bawah
Wahai para penguasa,
Hidupmu
serasa di surga
Kau duduk di
singgasana dunia
Bertabur
harta, bertahtakan mahkota
Kau koleksi perhiasan
Hingga mata ini bosan
Kau tumpuk jutaan uang
Hingga mencapai segudang
Pernahkah
kau kelaparan
saat sepeser
uang tak bisa kau dapatkan?
Pernahkah
kau menangis
saat rezeki
tak dapat kau kais?
Buka nuranimu!
Tengok mereka disekitarmu
Ulurkan jemari
Tuk menggapai firdaus abadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar